Untukmu, surat ini kutulis
Dengan linangan air mata
Dalam kedukaan sedalamdalamnya
Saat malam merenggut bahagiamu
Kekasihku,
Aku mengaku rindu
Dalam duka dan rasa bersalahku
Dalam segala resah aku padamu
Dalam segala makna hidupku
Pagi ini...
Kekasih...
Malam larut tlah berganti
Gema kumandang Adzan Shubuh,
segera menghampiri
telinga kosong melompong
para pemimpi
Kekasih...
Ketahuilah sajak pagi ini
Berisyarat harap
Mengadu cinta dan rindu
Seperti deru yang jadi debu
Seperti itulah katakataku
Tak putus dan tak sambung
Remahremah habis
Hilang mendulang di padang ilalang
Jika rasa ini tak mungkin bersatu
Kuatkanlah hati ini dijajah rindu
Malang, 1612110350
Dengan linangan air mata
Dalam kedukaan sedalamdalamnya
Saat malam merenggut bahagiamu
Kekasihku,
Aku mengaku rindu
Dalam duka dan rasa bersalahku
Dalam segala resah aku padamu
Dalam segala makna hidupku
Pagi ini...
Kekasih...
Malam larut tlah berganti
Gema kumandang Adzan Shubuh,
segera menghampiri
telinga kosong melompong
para pemimpi
Kekasih...
Ketahuilah sajak pagi ini
Berisyarat harap
Mengadu cinta dan rindu
Seperti deru yang jadi debu
Seperti itulah katakataku
Tak putus dan tak sambung
Remahremah habis
Hilang mendulang di padang ilalang
Jika rasa ini tak mungkin bersatu
Kuatkanlah hati ini dijajah rindu
Malang, 1612110350