Senin, 13 Februari 2012

Ajaklah Hatimu Bicara!

Kemarin, 12 Februari 2012
Kumulai babak baru. Melihat isi di dalam sana, memulai dan mengeditnya sebisaku. Pukul 08.45, akhirnya selesai juga perangkat yang harus aku persiapkan. Sehabisnya, aku pergi ke tukang print buat mencetak hasil karyaku itu. Selesai, tapi ga tepat waktu... Hmm...

Ntah, pukul berapa aku sampai lagi di kamar kos tercinta. Menunggu respondenku datang. Ini aneh, aku yang butuh malah didatengi. Iya, alasannya dia juga mau keluar. Ok lah kami bertemu di kamar kosku. Yang ada di jalan Simpang Gajayana itu. Sudah itu, kami ngobrol sebentar mengurai ketegangan yang mungkin ada sembari aku menyiapkan angket yang harus diisinya.

Angket kubagikan. Aku sieh ga banyak berharap, melihat pribadi subjek yang memang low criteria begitu. Tapi buatku apa salahnya sieh usaha??? Ok! Sudah ku prediksikan sebelumnya. Ngisi angket pasti ga cuma ngisi duank. Nah, bener itu. Kami pun juga bercengkerama santai, sambil mengurai rindu karena telah lama tak bersua saudara seperjuangan.

Ngobrol sana-sini, akhirnya selesai juga pengisisan. Kini, giliran aku buat scoring. Perasaan ga enak gitu ya??? Hmm... Karena memang sebenarnya ada yang kurang gitu, jadinya ya gimana??? Aku jelaskan kurangnya dari angket itu di mana??? Terus kujelaskan juga bagaimana hasil yang udah diperoleh mereka. Tuch kan? Apa tadi aku bilang? Hasilnya "normal" dari scoring angket mereka.

Hmm... Sudah aku duga sebenarnya. Tapi kenapa masih juga menggalau akhirnya. Sesi terakhir curhat, harus cari subjek seperti apa ya, sekarang??? Oh no... sumpah jadi menggalau yang ga jelas gitu...

Ehm, waktu sudah menunjukkan pukul 10.30, itu artinya respondenku harus segera pamit. Dan aku mengantarnya keluar sekalian beli makan. Yah, kebiasaan ntu males makan. Masa iya pukul 12.00 masih mau sarapan? hmm.. Pas di tempat makan itu... Aku bilang, menggalau yang tak terungkap. Jawabmu, Ajaklah hatimu bicara, Agar bahagiamu tergapai.. Masalahmu terurai...

Ya sieh... But, what must discussed by us???

Ok, sudah sampai di kos lagi... I say, see you again in the next lettering... Bye...