Senin, 06 Februari 2012

020412

Katamu: Apapun itu manusia bisa jadi perusak
Jawabku: Iya, kalau ga pandaipandai mengontrol emosinya
Jawabmu kemudian: Ajari aku menjadi orang pandai menjalani kegalauan ini
(Lalu, aku terdiam sejenak dan berpikir untuk memberi jawaban)
Jawabku kemudian: Apakah aku pantas? Tidakkah ada yang lebih pantas?
(Lalu kau seolah akan pergi dan tak berucap lagi)
Jawabmu: Ya sudah..Makasih
(Aku bingung sebenarnya. Apa mau dikata dengan jawaban seperti itu? Sedangkan jawabanku yang terkirim bukanlah sesuatu yang sesungguhnya muncul dari dalam hati. Akan tetapi, aku ingin tahu, sejauh mana kau mengharapkan aku untuk menjadi seseorang yang memang pantas mengajarimu. Kemudian, dengan hati sedikit meringis merasakan perih yang tersisa)
Kujawab kalimatmu: Aku ga pernah dianggap mampu dalam hal itu, bahkan untuk diriku sendiri. . . Jika tak lagi yakin jangan sekalikali melakukannya
Katamu kemudian: Do what?
(Entah, masihkah terjaga emosiku saat itu ataukah sudah mulai bergetar lagi)
Jawabku: Memintaku untuk mengajari lagi. . . Tak ingin disalahkan untuk yang kedua kali CUkup aku tahu itu dari dalam hatiku
(Aku pun kembali pada kegalauan malam itu setelah membaca jawaban terakhirmu)
Katamu: Met malam

Sejuta tanya menyelinap, memasuki seluruh ruang kosong dalam hati dan pikiranku. Terus memburu jawaban sampai mata tak lagi mampu menerawang apa yang ada di depannya. Tanya itu terbawa dalam tidur lelapku yang panjang. Galau. Aku bukan ingin berkata demikian. Hanya saja jiwajiwaku yang bertipe scientist itu mulai hidup lagi rupanya. Terus berkelana memenuhi keinginan untuk mengetahui sesuatu lebih dalam lagi. Analisa terus dan deteksi sampai ke akarakarnya, baru merasa cukup. Jika dirasa kurang, ya.... bagaimana caranya agar dapat terjawab semua tanya dari proses diagnosa itu.
Hmm... Mau tahu tak jawabanku yang sebenarnya??? Yang kebawa jaim untuk terus menuruti ego mempertahankan rasa yang sempat bergejolak hebat dan membuat penat. (Egois) sesekali boleh asal jangan keterlaluan. Hanya saja kenapa mulai pandai egois kepada orang lain??? (Hmm... kenapa jadi melebar???) Back to the topic!
Jujur...
Sebenarnya kuingin berkata demikian kepadamu, "Aku juga belum bisa menjalani itu semua dengan sempurna.. Namun, apa salahnya jika kita berusaha bersama untuk menjadi orang yang pandai dalam hal itu? So, saling mengingatkan bukan saling mencaci maki, menasehati dengan kalimat bijak yang mengena di hati bukan dengan nada tinggi yang semakin menyakiti satu sama lain.."
Jadi, itu yang sebenarnya ingin kukatakan padamu malam itu. Maafkan aku, karena terlalu menuruti keinginan untuk mengetahui sejauh mana kamu berharap, dan hasilnya... Selamat ya... menang di kamu... Aku ga dapat jawaban malam itu malah jadi Galau... Haahahaha....

Terakhir,
Aku mau bilang, makasih Deary... udah beri pelajaran berharga meski jalannya berbeda... karena kutahu, tak ada yang sama.. Kamu pun memiliki jalan dan cara sendiri untuk memberiku pengalaman dan pelajaran... sekalipun semua itu jarang untuk bisa kuterima begitu saja.. Seringkali emosi marah mewarnai semua itu... But, You are the best... TYSMMD
0206122244

Hasil Tes Kepribadian

Sebagai mahasiswa Psikologi, yang namanya alat tes psikologi itu tentu udah akrab banget buatku. Mulai dari alat tes inteligensi, bakat minat, 'n kepribadian. Heum,... sekalipun semua itu kudapat dan belum sepenuhnya menguasai sieh. Eits... tapi... Ku udah pernah tahu administrasi dari beberapa alat tes ntu. Nah, tapi.... Ga ada salahnya juga kalau ikutan self - assessment pake alat tes on-line... Seruuuuuuuu aja bawaannya... Hahay.... :-)
Maunya mengekspose, tapi tapi tapi.... gimana ya???
:-? (mikir.com)

katanya ga boleh...
Tapi, tak apalah... buat kenal ja... gimana tipe aku ini....
ok???
Let's see the results of my psychology test!!!


Scientist INTJ adalah seorang analitis. Mereka paling nyaman bekerja sendiri dan cenderung kurang bergaul dibanding orang lainnya. Namun demikian, INTJ siap memimpin jika tidak ada orang yang melakukan tugas itu, atau jika mereka melihat kelemahan dalam sebuah kepemimpinan. Mereka cenderung pragmatis, logis, dan kreatif.
INTJ adalah individu yang kuat mencari sudut yang baru atau cara baru dalam memandang sesuatu. Mereka menikmati adanya pemahaman baru. Mereka memiliki wawasan dan mental cepat, namun, mereka menyimpan banyak hal untuk diri mereka sendiri. Mereka adalah orang yang sangat menentukan visi, terlepas dari apa yang orang lain pikirkan. Mereka bahkan mungkin dianggap paling independen dari semua tipe kepribadian. INTJ adalah yang terbaik dalam hal ketenangan dan ketegasan, mengembangkan ide-ide mereka, teori, dan prinsip-prinsip.
Keunggulan dari INTJ mencakup independensi dalam pemikiran dan keinginan untuk efisiensi. Mereka bekerja dengan baik ketika diberi otonomi dan kebebasan kreatif. Mereka memiliki bakat untuk menganalisis dan merumuskan teori-teori yang kompleks. INTJ umumnya cocok untuk pekerjaan dalam akademisi, penelitian, konsultasi, manajemen, ilmu pengetahuan, teknik, dan hukum. Mereka sering menyadari pengetahuan dan kemampuan mereka sendiri-juga keterbatasan mereka dan apa yang mereka tidak tahu. INTJ mengembangkan keyakinan yang kuat dalam kemampuan dan bakat mereka, membuat mereka pemimpin yang alami.
Dalam membentuk hubungan, INTJ cenderung mencari orang lain dengan karakter yang sama dan ideologi yang sama pula. Konsep-konsep teoritis adalah aspek penting dari hubungan mereka. Hubungan kedekatan ini dilihat secara rasional. Akibatnya, INTJ tidak selalu merespon sebuah kegilaan spontan, tapi menunggu adanya pasangan yang lebih baik dan sesuai kriteria ditetapkan mereka. Mereka cenderung stabil, handal, dan berdedikasi. Harmoni dalam hubungan dan kehidupan rumah cenderung menjadi sangat penting bagi mereka. Mereka umumnya menahan emosi yang kuat dan tidak suka membuang-buang waktu dengan apa yang mereka anggap irasional. Hal ini dapat menyebabkan non-INTJ menganggap INTJ jauh dan pendiam, namun, INTJ biasanya dapat menjadi mitra yang sangat setia dan siap untuk melakukan energi besar dalam suatu hubungan.
Sebagai pasangan, INTJ ingin harmoni dan ketertiban di rumah dan dalam sebuah hubungan. INTJ percaya intuisi mereka dalam memilih teman dan pasangan, walaupun bertentangan dari orang lain. Emosi dari INTJ sulit untuk dibaca, dan INTJ laki-laki atau perempuan cenderung untuk mengekspresikan reaksi emosional. Kadang-kadang, INTJ tampak dingin, pendiam, dan tidak responsif. Dalam situasi sosial, INTJ mungkin juga tidak responsif dan dapat mengabaikan ritual kecil yang dirancang untuk membuat orang lain nyaman. Sebagai contoh, INTJ dapat menganggap bahwa berkomunikasi seperti obrolan ringan adalah buang-buang waktu. Dalam hubungan interpersonal mereka, INTJ biasanya lebih baik dalam situasi kerja daripada dalam situasi rekreasi. 




Hasil di atas adalah hasil tes MBTI. Skor dari tes tersebut menghasilkan tipe kepribadianku. Like that. ;-)
Ok, see you again in the next lettering....


Salam,